WELCOME...!

WELCOME TO MY EXP BLOG's

Monday, August 17, 2009

Rusia Jadi Dalang Serangan ke Twitter dan Facebook


Seorang blogger asal Georgia, dimana account Twitter, Facebook, dan YouTube miliknya telah terinfeksi serangan DDoS (Distributed Denial of Service), Kamis (06/08) lalu, mengatakan bahwa layanan keamanan federal Rusia-lah yang menjadi dalang di balik serangan tersebut. “Hacker tersebut berasal dari Rusia KGB. “ tulis blogger yang menggunakan nama "Cyxymu" di account-nya. Kemudian ia mengirimkan tweet bertuliskan, "My twitter is online! Thank you all for support after ciber attack from Russia!"

Oleh karena adanya kesulitan melacak serangan DDoS yang langsung ke source, maka akan sangat susah untuk mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab, kecuali ketika seseorang mengambil nomor kartu kredit pengguna. Cyxymu sendiri diidentifikasi sebagai seorang dosen ekonomi usia 34 tahun bernama Georgy daru Tblisi, Georgia. “Mungkin saja serangan DDoS tersebut dilakukan oleh hacker biasa, namun saya menduga serangan tersebut berasal dari pemerintah Rusia. Account LiveJournal miliknya juga telah diserang minggu lalu.” ungkap pemilik account Cyxymu.

Seperti yang diketahui, bahwa pada Kamis (06/08) lalu, Twitter mengalami down selama serangan DDoS kemarin. Selain Twitter, LiveJournal, Facebook dan Google, bahkan situs Blogger, Google Search dan YouTube juga terkena imbasnya, walaupun masih dapat menangkis serangan tersebut.

Di Amerika Ponsel Nokia Ternyata Tidak Laku


Nokia, produsen ponsel asal Finlandia, telah diketahui sebagai rajanya ponsel. Dengan penjualan 97 ponsel di triwulan pertama tahun ini, terdapat 2 kali lipat hasilnya dibandingkan Samsung. Namun, hal tersebut tidak berlaku di Amerika. Market share 8 persen dari sebelumnya 15 persen. Menurut Ross Rubin, analyst dari NPD Group, ada beberapa hal yang membuat Nokia kurang disukai di Amerika.

Masih menurut sumber yang sama, salah satunya alasannya adalah Nokia sudah banyak ketinggalan trend handset sekarang ini, seperti ponsel tipis, clamshell, touchscreen dan kurang aplikasi. Konsumen di Amerika lebih bersedia menghabiskan uangnya untuk smartphone mahal dan memberikan keuntungan yang besar untuk pembuat handset. Michael Mace, orang yang pernah bekerja di Palm dan Apple, dan kini bekerja di perusahan konsultan Rubicon Consulting, menuturkan bahwa sebenarnya Nokia memiliki pangsa pasar yang besar, namun kurva keuntungan justru berlawanan dengan posisi Nokia.

Mace menambahkan, ada beberapa hal lainnya yang menyebabkan Nokia kurang dikenal di Amerika, termasuk iklan Nokia yang masuk TV ataupun media massa sangat kurang. Sedangkan kompetitornya, Apple, Palm dan RIM bersaing ketat untuk mendapatkan airtime untuk iklan mereka. Sementara di banyak negara, seperti India, China dan Eropa, menggunakan Nokia justru berkesan mewah dan bagus. Nokia menjual ponselnya melalui operator dan secara unlock atau tanpa ikatan kontrak operator tertentu di Amerika, sehingga menjadikannya sangat mahal.

Saingi Twitter, Facebook Ciptakan Lite


Facebook telah memulai sebuah layanan baru untuk membuat layout lebih menarik. Untuk menambah kecepatan proses melihat situs jejaring social tersebut, sebelumnya terkendala dengan koneksi Internet broadband yang terbatas, kini Facebook sudah menggunakan Facebook Lite yang akan menjadi rival Twitter. Layanan microblogging Twitter sendiri lebih menampilkan satu kalimat untuk update mengenai apa yang dilakukan user. Sedangkan di halaman Facebook, update status user dapat lebih luas, termasuk ke deskripsi, foto dan beberapa aplikasi lainnya.

Sejumlah pengguna Facebook bahkan sudah di-invite untuk mengetes layanan Facebook Lite tersebut. Facebook mengatakan bahwa layanan Facebook Lite tersebut masih dalam tahap trial dan belum akan diluncurkan ke seluruh pengguna Facebook di dunia. “Kami masih menguji layanan alternatif yang simple ini untuk Facebook.com yang memiliki beberapa fitur yang cepat dan efisien. Sama seperti Facebook di mobile phone, Facebook Lite merupakan layanan dengan loading yang cepat, agar user mudah membuat komentar, menerima request Friend, menulis di Wall user lainnya, melihat foto dan mengupdate status.” ungkap Facebook.

“Kami tidak membuka akses lite.facebook.com untuk semua user saat ini. User yang tidak menjadi bagian dari uji coba tersebut dan mencoba mengakses Facebook Lite, akan diarahkan langsung ke situs Facebook.com seperti biasanya.” tambah Facebook.

Sebab'' Lambatnya Akses Internet Asia?


Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa akses Internet pagi ini termasuk Internet internasional menjadi sangat lambat. Hal tersebut disebabkan putusnya salah satu kabel bawah laut APCN2 (Asia-Pacific Cable Network 2), karena kesalahan di segmen 7 APCN2 yakni antara bentang Shantou China dan Tanshui Taiwan. Sedangkan menurut TM NET terjadi pula perbaikan untuk segmen APCN2 yang diperkirakan akan selesai di tanggal Kamis (13/08) ini.

Sementara itu, data dalam TrafficReport.com menunjukkan bahwa gerbang data Internet SigTel di Singapura hanya mencapai 34 poin, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata globalnya. Sing Tel merupakan penyedia Internet pertama yang mengetahui adanya kecepatan akses yang mulai melambat dan mendeteksi adanya loss packet data, sejak Selasa (11/08) lalu. Akses Internet di Singapura tersebut juga sempat mengganggu dan terhenti di beberapa negara Asia.

Nokia Siapkan Internet Tablet RX-51 Berbasis Linux


Nokia, vendor ponsel ternama telah merilis device Internet tablet generasi selanjutnya. Device Internet tablet tersebut menurut rencana akan ditujukan untuk mengaplikasikan Maemo 5. Maemo 5 merupakan system operasi versi baru untuk Internet tablet berbasis Linux, yang diumumkan dalam acara Open Source in Mobile tahun lalu di Berlin. Nokia berencana untuk memasangkan Internet tablet terbarunya itu dengan sebuah device yang terkoneksi dengan 3G dan processor OMAP3. Sejak Internet tablet Nokia diumumkan, Linux mobile kini semakin dikenal terutama bila nantinya sudah diaplikasikan di device berbasis Maemo 5.

Product Internet tablet Nokia tersebut dinamakan RX-51, yang tampil dengan system Maemo 5. Source code Maemo 5 juga menyediakan beberapa clue mengenai RX-51 tahun lalu. Gambar yang ada mengindikasikan bahwa device Nokia RX-51 tersebut bukan merupakan ponsel, dan tidak hanya sekedar web tablet seperti seri sebelumnya. Device Internet tablet Nokia RX-51 telah merefleksikan strategi Nokia untuk mengembangkan Linux di produknya. Pembuat handset tersebut juga membuat project ofono di tahun lalu, yang berupa telepon lengkap untuk platform Linux mobile. Adanya ofono dan komitmen Nokia untuk memasanga Maemo di Internet tablet RX-51 kini justru memunculkan banyak pertanyaan mengenai konsistensi Nokia untuk system operasi mobile miliknya yang lain, Symbian.

Product Maemo 5 memang sedang dikembangkan Nokia untuk market konsumen, namun untuk menggantikan posisi Symbian mungkin diperlukan waktu transisi yang cukup lama, Hal tersebut dikarenakan, Symbian menjadi platform smartphone dominan di dunia. Walaupun begitu, Nokia menganggap masih ada kesempatan untuk perlahan bergeser ke Maemo. Sebagai tambahan, Nokia juga sedang menjalin kerja sama dengan Intel untuk membuat suatu mobile device kelas baru. Dengan adanya rencana untuk mengirim Maemo ke Internet tablet, tampaknya Nokia ingin memperluas kriteria produk yang support dengan Maemo. Sedangkan Symbian lebih kepada product smartphone standard yang lebih konvensional.

Search This Blog