WELCOME...!

WELCOME TO MY EXP BLOG's

Friday, July 31, 2009

SMS-an Saat Mengemudi Tingkatkan 23x Resiko Kecelakaan


Sebuah fakta telah tertampil bahwa mengetik pesan SMS ketika mengemudi adalah ide yang buruk. Namun, sebuah studi, Senin (27/07) lalu, telah menunjukkan seberapa bahayanya aktivitas tersebut. Studi dilakukan kepada driver truk besar yang harus berjalan menyusuri jalan lebih dari 6 juta mil jauhnya. Menurut Virginia Tech Transportation Institute, orang yang mengirim pesan text selama mengemudi memiliki resiko 23 kali kecelakaan daripada driver yang tidak melakukannya.

Untuk mendukung studi tersebut, pihak peneliti dari Virginia Tech Transportation Institute telah memasang kamera kecil di dalam kendaraan truk tersebut. Mereka mempelajari bahwa mata pengemudi tampak melihat banyak hal seperti yang mereka perintahkan sebelumnya, seperti mengetik, menelepon via ponsel, berbicara melalui telepon, dan mengambil sebuah object. Tidak mengejutkan, jumlah tugas tersebut telah membuyarkan konsentrasi mata pengemudi dari jalan untuk waktu rata-rata 4.6 detik, waktu yang cukup untuk mengelilingi lapangan football dengan kecepatan 55mph. Sementara ketika pengemudi berbicara via telepon dan kemudian mengalihkan mata pengemudi dari jalan, merepresentasikan peningakatan resiko kecelakaan 1.3 kali disbanding yang tidak melakukannya.

Para peneliti tersebut kemudian menyimpulkan bahwa pengemudi yang berbicara via telepon memiliki resiko sama bahayanya dengan pengemudi yang mabuk. Sementara untuk kebiasaan lama, berupa pengemudi yang berbicara di telepon via headset wireless ternyata juga tidak lebih aman daripada menggunakan handset regular. Hal ini dikarenakan, menurut Virginia Tech Transportation Institute, factor paling signifikan keamanan mengemudi adalah tetap memfokuskan mata ke jalan. Bahkan, Virginia Tech Transportation Institute juga menyarankan bahwa aktivitas apapun yang dapat mengalihkan konsentrasi pengemudi dari jalanan, harus dicegah, untuk mengurangi resiko kecelakaan fatal.

Trik Tampilkan Hilangnya Folder Options Karena Virus

Jika mungkin Anda pernah mengalami hilangnya menu “Folder Options” di bagian Tools di Windows Explorer, hal tersebut biasanya dikarenakan adanya virus. Namun, jika seteah virus dihilangkan, tetapi menu tersebut masih hilang, maka Anda dapat mengembalikannya dengan menggunakan beberapa trik berikut.
  • Pilih Start->Run
  • Ketik “regedit” (tanpa tanda petik), tekan enter
  • Cari menu berikut : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
  • Double click bagian “NoFolderOptions”, ubah value menjadi 0 (zero), tekan enter
  • Restart komputer
  • Namun, tidak semua cara ini berhasil karena tergantung virusnya yang bisa menggunakan cara berbeda-beda untuk menghilangkan menu Folder Options.

Windows 7 Tidak Support dengan Laptop Murahan?









Berita ini cukup mengagetkan bagi konsumen yang sudah membeli laptop di US dengan harga murah, yakni di bawah US$300. Hal ini dikarenakan laptop yang dibelinya tidak akan mendapatkan free upgrade system operasi Microsoft Windows 7.

Wal-Mart dan Best Buy yang telah menawarkan laptop dengan harga murah tersebut, mengklaim bahwa laptop harga murah memang paling dicari konsumen, termasuk karena layar yang besar, grafis yang lebih bagus, dan fasilitas DVD, yang tidak ditemukan di kebanyakan netbook berharga murah sekarang ini. Namun, laptop dengan harga di bawah $300, telah support dengan system operasi Windows Vista Home Basic, dan tidak termasuk free upgrade ke Windows 7. Selain itu, konsumen harus membayar $120 untuk upgrade system operasi Windows 7 tersebut.

Selain Wal-Mart dan Best Buy yang sering menawarkan laptop beharga murah seperti merk Acer, Compaq Presario, ataupun Hewlett-Packard, namun retailer lainnya juga melakukannya hal yang sama. Sementara menurut Ann Finnie, juru bicara Hewlett-Packard, yang membuat laptop Compaq, juga mengakui tidak menawarkan fre upgrade dari Windows Vista ke Windows 7 karena Microsoft tidak menyediakan path upgrade ke vendor PC di US.

Namun, dari pihak Microsoft menyatakan bahwa pihaknya menyediakan free upgrade ke Windows 7 yang membeli PC dengan pre-loaded system laptop Windows Vista Home Premium, Business atau Ultimate. Tetapi Microsoft mengakui, tidak akan menyediakan free upgrade untuk Windows Vista Home Basic, karena tidak ada versi Home Basic di system Windows 7 di US, dan Windows 7 Home Basic Edition hanya akan ditawarkan di negara berkembang.

Gedung Unik Penuh Teka-Teki Silang


Sebuah penampakan gedung unik dan aneh terjadi di kota Lvov, negara Ukraina. Ukraina menambah penampilan menarik untuk pengunjung di kota tersebut. Menurut artistic gedung tersebut, gedung unik tersebut dibuat dengan ketinggian dinding 100 feet atau 30 meter, dan gedung tersebut dijadikan salah satu multi residential house termewah.

Terdapat satu hal yang menarik mengenai detail desain gedung yang berbentuk puzzle atau lebih tepatnya crossword puzzle atau seperti bentuk teka-teki silang. Dari jauh gedung unik tersebut tampak seperti puzzle kosong terutama di siang hari, namun ketika sudah malam akan terlihat cahaya berpijar berwarna cerah menyinari huruf di dalam kotak puzzle, dan membentuk huruf tersebut.

Namun, pertanyaan teka-teki silang tersebut berlokasi di titik yang berbeda di kota tersebut, seperti kata monument, theater, fountain, dan sebagainya. Hal ini membuat setiap orang yang berjalan di sekitar kota dapat menjawab pertanyaan dan menuliskan jawabannya. Ketika malam tiba, pengunjung dapat bertemu di gedung tersebut dan mengecek tingkat intelegensi mereka.

Butuh Ganja? Cari Pakai iPhone


Mau tahu aplikasi cool dari iPhone hasil improvisasi Apple?

Apple telah menambah aplikasi untuk penyediaan pengobatan ganja, yang diberi nama sebagai aplikasi “Cannabis”. Aplikasi tersebut sudah disahkan Apple, dan dibuat oleh founder Ajnag.com, yang dibuat di tahun 2006 dan menjadi locator pengobatan ganja pertama yang ada di web. Menurut Apple, aplikasi Cannabis ini dapat bekerja cepat dan mudah digunakan. Aplikasi Cannabis tersebut mampu memberikan informasi mengenai setiap lokasi sumber keberadaan ganja, dan step by step untuk menuju ke lokasi tersebut dengan menggunakan Google Maps.

Tidak hanya itu, jika ketika pengguna menjalankan aplikasi Cannabis ini dan kemudian terkena masalah legalitas hukum, maka Cannabis akan membantu pengguna dengan menunjukkan lokasi terdekat untuk mencari pengacara spesialis kasus ganja. Lalu ketika pengguna hidup di salah satu dari 37 negara dimana ganja dianggap barang tidak legal, maka aplikasi Cannabis ini dapat membantu pengguna untuk menyediakan informasi lokasi terdekat untuk grup aktivis ganja, sehingga pengguna dapat tetap memberikan promosi ganja tersebut.

Cannabis juga menyediakan lokasi ganja legal di 13 negara dimana obat ganja dianggap legal, seperti contoh di Eropa. Jika pengguna ingin menggunakan pengobatan ganja yang sah, dapat men-download aplikasi Cannabis ini di App Store.

Search This Blog