WELCOME...!

WELCOME TO MY EXP BLOG's

Friday, September 4, 2009

Toshiba Satellite U505, Desain Cantik dan Menawan


Laptop Toshiba Satellite U505 memiliki display 13.3 inch, processor Intel Core 2 Duo, walaupun laptop ini belum bisa dikatakan sebagai device ‘ultraportable’. Dengan tebal 1.5 inch atau 2.25 inch dengan baterai 12-cell 8500mAh Li-Ion, laptop Toshiba Satellite U505 mungkin salah satu laptop 13 inch yang cukup besar di pasaran. Tidak hanya lebih tebal dari Apple MacBook Air, namun, Toshiba Satellite U505 juga lebih tebal dan berat dibandingkan Dell Studio XPS 13. Desain eksterior Toshiba Satellite U505 terbuat dari plastic yang lentur, plus upgrade finishing tekstur Luxe Brown Premium, dan warna khrom di bagian tepi laptop. Baterai laptop U505 diklaim Toshiba dapat bertahan hingga 5 jam 18 menit, lebih lama ketimbang MSI X340 yang hanya bertahan kurang dari 4 jam. Sementara ketika browsing web menggunakan Wi-Fi dengan notebook ini diset ke mode ‘balanced’ dan brightness layar diturunkan menjadi 70 persen.

Kelebihan laptop Toshiba Satellite U505 :
  • Performance yang solid
  • Backlit Keyboard yang cantik
  • Kualitas speaker yang bagus
Kekurangan :
  • Notebook tebal dan berat bila dibandingkan notebook ukuran display 13 inch
  • Touchpad yang kecil
  • Harga yang cukup mahal
Spesifikasi laptop Toshiba Satellite U505 :
  • Processor: Intel Core 2 Duo P7350 (2.0GHz, 1066MHz FSB, 3MB cache)
  • Memory: 4GB DDR2 SDRAM (800MHz)
  • OS: Windows Vista Home Premium SP1 (64-bit)
  • Harddisk : 400GB HDD (5400rpm, SATA)
  • Display: 13.3-inch diagonal WXGA (glossy, 1280x800)
  • Graphics: Integrated Intel Graphics Media Accelerator 4500MHD
  • Optical drive: Slot-Loading DVD SuperMulti (+/- Double Layer) drive
  • Wireless: Intel 5100AGN
  • Dimensi: (W x D x H): 12.5" x 9.08" x 1.16"/1.50"
  • Bobot : 4.75lb (tidak termasuk AC adapter).
  • Power: 12-cell Lithium-Ion, 92Wh, 8500mAh
  • Garansi : 1 tahun
  • Desain : Texture Finishing Luxe Brown Premium
  • Harga perkiraan : $1,023.20

Laptop Dual Screen Kedua Setelah Lenovo


Ingin memiliki laptop dengan dual display?

Tidak hanya Lenovo yang mampu membuat hardware laptop dual display W700DS, namun Gscreen Computers, perusahaan komputer asal Amerika juga siap dengan laptop dual layarnya yang akan dirilis di akhir tahun ini. Laptop milik Gscreen Computers G400 tersebut memiliki display utama dan satu display tambahan yang dapat digeser, dan mampu memberikan display super besar di laptop yang sama. Setiap layar di laptop G400 memiliki ukuran 15.4 cm dan resolusi 1280x800 piksel, yang mungkin cukup rendah untuk ukuran standard laptop sekarang ini.

Walaupun memiliki dual display, laptop G400 tersebut dapt ebrjalan selayaknya laptop normal biasa, dengan spesifikasi processor Intel Core 2 Duo P8400 @2.26GHz, RAM 4GB, harddisk 32GB, dan grafis pilihan Nvidia GeForce 9800M GT atau Nvidia Quadro FX 1700M, dimana keduanya menggunakan memory 512MB.

Hal utama dari laptopG400 ini adalah kebutuhan power yang dirasa cukup banyak dikonsumsi, dan baterai 9 cell yang mampu memberikan waktu cukup untuk backup. Ketika diluncurkan, laptop G400 ini diperkirakan akan dijual seharga $3000. Menurut Gscreen Computers, laptop G400 tersebut akan dijalankan di system Windows XP atau Vista, dan juga siap untuk instalasi Windows 7.

5 Hal Kelemahan Fatal BlackBerry


Menurut NPD Group, tiga dari lima smartphone dengan penjualan terbaik di kuarter pertama ini adalah BlackBerry. BlackBerry ciptaanRIM tersebut berbasis keyboard fisik untuk mengirim dan menerima email. Walaupun smartphone BlackBerry memiliki fitur lainnya berupa multimedia playback dan touchscreen, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki RIM untuk maintain Blackberry.

Browser. Tidak seperti iPhone atau Palm Pre, karena BlackBerry tidak menampilkan halaman wb seperti di PC. Pengguna BlackBerry juga justru menghadapi penampilan halaman web versi mobile seperti di tahun 90-an. Pengguna BlackBerry juga mengkomplain mengenai lambatnya browser. Namun, mengenai hal ini, RIM belum memberikan komentar. Di bulan lalu, RIM membeli Torch Mobile, yang membuat browser Iris berbasis Webkit. Webkit merupakan layout engine yang juga digunakan di iPhone, Android dan Symbian. Namun, belum diketahui kapan RIM akan menggunakannya.

Touchscreen. RIM memperkenalkan ponsel touchscreen pertamanya di BlackBerry Storm. Namun, kini RIM membuat haptic feedback dengan semua tombol di layar,ketika virtual key tidak bisa membantu. Namun, Storm justru menjadi lebih lambat dibandingkan iPhone atau BlackBerry dengan keyboard fisik. Tetapi, RIM telah memperbaiki Storm di Storm 2 akhir tahun ini dengan improvisasi touchscreen yang baru, dan bahkan mampu mengalahkan benchmark iPhone touchscreen untuk term responsive dan kemudahan penggunaan.

App Store. Dengan jumlah jutaan pengguna iPhone, BlackBerry App Store sepertinya sulit untuk menyusul App Store. Hal ini mengingat Apple iPhone App Store memiliki 70,000 aplikasi yang dijual, sedangkan BlackBerry App Store hanya 2,322 aplikasi. Namun, iPhone sendiri lebih difokuskan untuk produk komersial, sedangkan BlackBerry untuk pebisnis. Bahkan, terdapat 45 persen pengguna BlackBerry berasal dari non-bisnis. Jika RIM ingin membuat BlackBerry lebih menyenangkan untuk digunakan, maka RIM harus menyaring banyak developer dan menaruh marketing di App Store-nya.

Wi-Fi. Wi-Fi telah menjadi fitur populer di mobile phone. Namun, untuk BlackBerry Storm dan Tour memang telah memiliki akses 3G, tetapi tidak ada Wi-Fi. Untuk itu, RIM telah menghadirkan model bernama Essex yang memiliki semua fitur dari Tour, plus adanya Wi-Fi.

Software desktop. Walaupun pengguna BlackBerry cukup banyak, namun mereka sering merasa kesulitan untuk mengatur music dan data dengan software RIM. Software desktop BlackBerry dapat berjalan di PC dan didesain untuk kemudahan transfer file, music dan data. Namun, system software tersebut juga mengalami masalah proses setup. Untuk itu, RIM memperlukan perbaikan di software BlackBerry-nya untuk kemudahan penggunaan seeprti memutar iTunes di iPhone.

Gara-Gara Status Single di Facebook, Nyawa Melayang


Seorang suami bernama Brian Lewis (31) menolak telah membunuh istrinya, Hayley Jones, Maret lalu di rumah mereka di Phillipstown, South Wales. Salah satu dari empat anaknya menemukan tubuh ibunya yang tidak bernyawa di ruang tamu setelah Lewis melarikan diri satu jam sebelumnya. Saat itu. Menurut pengacara Mark Evans QC, anak Lewis mendengar perdebatan ayah ibunya setelah si ayah kehilangan pekerjaannya, dan di waktu yang sama, istrinya juga lebih banyak menghabiskan waktunya di situs Facebook chat.

Sementara itu, Brian Lewis juga sering curiga mengenai account Facebook istrinya yang terkesan rahasia. Sebagai contoh, Jones tidak memperbolehkan suaminya mengakses Facebook dan sering mematikan komputer ketika suaminya ingin melihat content di Facebook. Hubungan keduanya semakin meregang ketika Jones mengganti status Facebook-nya menjadi ‘single’, hanya beberapa minggu sebelum waktu kematiannya.

Sementara itu, di dada korban ditemukan luka tusukan pisau dan kemudian mayat ditutup dengan dua sleeping bag. Kasus ini masih berlanjut dan sedang diselidiki oleh kepolisian setempat.

Ponsel Unik Ala Nokia X6 dan X3


Nokia baru mengumumkan adanya Nokia X Series baru dalam bentuk tipe Nokia X6 dan ponsel level pemula Nokia X3. Smartphone Nokia X Series ini akan mengusung fitur Comes With Music dan XpressMusic.Handset Nokia X6 atau yang diberi kode Alvin RM-559, memiliki fitur touchscreen di layar yang berukuran 3.2 inch dengan aspek rasio 16:9. Selain itu, koneksi quad band GSM, tri-band WCDMA (900/1900/2100 MHz), dan Wi-Fi siap mendukung ponsel ini.

Nokia X6 juga dilengkapi memory internal 32GB, sama seperti Nokia N97 dan N900, sehingga dapat menyimpan semua koleksi musik kesukaan pengguna. Device handset Nokia X6 mampu bertahan hingga 35 jam ketika digunakan untuk mendengarkan music. Homescreen dari Nokia 5530 XpressMusic juga akan diaplikasikan di handset Nokia X6 ini, sehingga pengguna dapat menambah 20 teman di Homescreen, seperti akses instant ke Facebook dan tool media social lainnya. Smartphone Nokia X6 ini akan dijual dengan harga 459 Euro atau $654.

Sementara untuk handset Nokia X3, merupakan ponsel Nokia Series 40 pertama yang dilengkapi akses ke Ovi Store. Nokia X3 tampil sebagai ponsel yang halus dan menjadi device compact full music dengan fasilitas speaker stereo, FM radio, dan camera 3.2 megapiksel. Smartphone Nokia X3 ini memiliki layar 2.2 inch dengan memory internal 46MB, yang dapat ditambah dengan microSD card 8GB. Nokia X3 ini dibandrol dengan harga perkiraan 115 Euro atau $164. Namun, belum diketahui kapan rilis resmi dari kedua ponsel tersebut.

Search This Blog